Pertemuan Kesembilan
Tema : Pelajaran Kelima dari buku 1
Pembicara : Ustadz Hamzah Abbas
Tanggal : 1 Februari 2008
Download Bahasa Arab (09)
Buku dapat Download di :
Buku 1
File MP3 dalam bentuk ZIP
Labels: Bahasa Arab
Pertemuan Kedelapan
Tema : Pelajaran Keempat dan kelima dari buku 1
Pembicara : Ustadz Hamzah Abbas
Tanggal : 25 Januari 2008
Download Bahasa Arab (08)
Buku dapat Download di :
Buku 1
File MP3 dalam Bentuk ZIP
Labels: Bahasa Arab
Pertemuan Ketujuh
Tema : Pelajaran Keempat dari buku 1
Pembicara : Ustadz Hamzah Abbas
Tanggal : 18 Januari 2008
Download Bahasa Arab (07)
Buku dapat Download di :
Buku 1
Buku dalam Bentuk Flash
Buku dalam Bentuk Flash Bagian 7
File MP3 dalam bentuk ZIP
Labels: Bahasa Arab
Pertemuan Keenam
Tema : Pelajaran Keempat dari buku 1
Pembicara : Ustadz Hamzah Abbas
Tanggal : 11 Januari 2008
Download Bahasa Arab (06)
Buku dapat Download di :
Buku 1
Buku Lengkap dalam bentuk Flash
Bimbingan Bahasa Arab (6) dalam Bentuk Flash
File MP3 dalam bentuk ZIP
Labels: Bahasa Arab
Sesi pertama
Pembicara : Ustadz Abu haidar
Tema : Syajaratul Iimaan
Durasi: 2:20:50
File: 24.1 MB @ 24kbps
Kajian ini membahas definisi atau konsep IMAN menurut Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman sahabat. Pembahasan mengenai pemahaman iman yang benar ini sangat penting mengingat banyaknya orang yang memiliki pemahaman yang salah tentang iman, bahkan sejak zaman dahulu telah muncul penyimpangan yang dialami oleh manusia dalam masalah iman ini karena kesalahan dalam memahaminya. Kesalahan yang sangat fatal karena berakibat kesalahan penerapan iman itu yang menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam kesesatan.
Al-Ustadz menjelaskan bahwa iman, bila ditinjau dari segi istilah terkandung dua makna:
- Bila disandingkan dengan lafazh lain seperti Islam dan atau amal shalih, maka iman yang dimaksud adalah amalan batin saja. Misalkan pada surah Al-Hujaraat : 14 dan HR Muslim yang dikenal dengan hadits Jibril (hadits arbain no. 2) dan lain-lain.
- Sebaliknya apabila disebutkan secara mandiri, maka iman disini berarti amalan lahir dan amalan batin. Misalnya pada surah Al-Anfaal : 2-4.
Selanjutnya dijelaskan pula cakupan iman tersebut yang meliputi ucapan hati dan lisan, serta perbuatan hati, lisan dan anggota badan; bahwa iman itu tidak statis, namun bisa naik dan bisa juga menurun.
Lalu apa atau dimana sebenarnya letak perbedaan pemahaman konsep iman yang menyebabkan beberapa golongan jatuh kedalam kesesatan? Dalam kajian ini juga dijelaskan permasalahan tersebut, yang sangat bermanfaat bagi kita untuk mewaspadai pemahaman-pemahaman sesat tersebut, hingga tidak ikut terjerumus ke dalamnya.
Download Kajian
Labels: Kajian Live
Pertemuan Kelima
Tema : Pelajaran Ketiga dari buku 1
Pembicara : Ustadz Hamzah Abbas
Tanggal : 28 Desember 2007
Download Bahasa Arab (05)
Buku dapat di Download di :
Buku 1
Slide untuk pertemuan 5
Labels: Bahasa Arab
Tema : Kiat-kiat Menjaga diri dari ganggu Syaitan
Pembicara : Ustadz Arman Bin Amri
Tanggal : Jum'at, 28 Desember 2007
Durasi: 1:32:04
File: 15.8 MB @ 24 kbps
أعود بالله من الشيطان الرجيم
">قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
“Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan". Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh." Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al-A’raaf : 14 – 17)
Dan syaithan benar-benar melaksanakan niatnya, mengganggu dan menggoda manusia dari berbagai arah dalam setiap keadaan.
Dalam kajian ini dibahas mengenai kiat-kiat melindungi diri dari syaithan, yang sebagian diantaranya adalah sebagai berikut.
- Bertauhid kepada Allah dan bertawakkal kepada-Nya dengan sebenar-benarnya.
- Melepaskan buhul syaithan yang diikatkan pada saat seseorang sedang tidur, dengan bangun, berdzikir dan melakukan shalat lail.
- Membaca doa ketika memasuki kamar kecil/kamar mandi.
- Syaithan akan lari ketika mendengar suara adzan dikumandangkan.
- Tidak bangun setelah terbit matahari dengan sengaja
- Memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan syaithan (isti’adzah) sebelum membaca Al-Qur’an
- Apabila seseorang merasa diganggu oleh syaithan dalam shalatnya, maka dia dapat ber-ta’awwuz dan meludah tipis ke kiri sebanyak tiga kali.
- Tidak menoleh ke kanan atau ke kiri dalam keadaan shalat.
- Tidak dibenarkan seseorang melewati yang sedang shalat.
- Melakukan sujud as-sajadah (sujud tilawah)
Dan masih banyak lagi pembahasan yang lebih luas mengenai kiat-kiat untuk melindungi diri dari syaithan, dijelaskan dengan gamblang disertai dalil-dalil dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih. Semoga kajian ini menjadikan kita untuk meningkatkan kewaspadaan dari godaan syaithan, sehingga dapat melakukan amal ibadah dengan sebaik-baiknya.
Download Kajian
Labels: Kajian Live