Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : keempatbelas
Bahasan : Antara Bid'ah dan Ahli Bid'ah
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 15 Agustus 2008
Download Ushul Bida' (14)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : ketigabelas
Bahasan : Menyikapi Perselisihan disebagian Bid'ah bagian kedua
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 8 Agustus 2008
Download Ushul Bida' (13)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : keduabelas
Bahasan : Menyikapi Perselisihan disebagian Bid'ah
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 1 Agustus 2008
Download Ushul Bida' (12)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kesebelas
Bahasan : Hubungan antara Bid'ah dgn Taqlid
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 25 Juli 2008
Download Ushul Bida' (11)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kesepuluh
Bahasan : Hubungan Bid'ah dgn Hadits yg Tdk Sohih
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 4 Juli 2008
Download Ushul Bida' (10)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kesembilan
Bahasan : Bid'ah Haqiqiyah dan Idhofiyah
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 27 Juni 2008
Download Ushul Bida' (09)
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kedelapan
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 20 Juni 2008
Download Ushul Bida' (08)
File kajian dalam bentuk ZIP
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : ketujuh
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 23 Mei 2008
Download Ushul Bida' (07)
File kajian dalam bentuk ZIP
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : keenam
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 16 Mei 2008
Download Ushul Bida' (06)
File kajian dalam bentuk ZIP
Labels: Bid'ah
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kelima
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 2 Mei 2008
Download Ushul Bida' (05)
File kajian dalam bentuk ZIP
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Semoga kajian ini bermanfaat bagi kita semua, untuk memahami lebih dalam tentang islam
semoga kru rodja dimudahkan Allah dalam menjalankan segala urusan.
wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Labels: Bid'ah
Judul : Ilmu Ushul Bida’
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : keempat
Tempat : Studio Rodja
Tanggal : 25 April 2008
Download Ushul Bida' (04)
File kajian dalam bentuk ZIP
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Afwan rekaman untuk tanya jawab tidak ada karena ada kesalahan rekam dari mixernya.
semoga kajian ini bermanfaat bagi kita semua untuk memahami ilmu agama ini lebih dalam.
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Labels: Bid'ah
Judul : Ilmu Ushul Bida’
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : ketiga
Tanggal : 18 April 2008
Download Ushul Bida' (03)
File kajian dalam bentuk ZIP
Labels: Bid'ah
Judul : Ilmu Ushul Bida’
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum’at
Pertemuan : kedua
Tanggal : 11 April 2008
Durasi : 85:36
Download Ushul Bida' (02)
File kajian dalam bentuk ZIP
Setelah memahami bid'ah dengan benar -yaitu baik yang secara bahasa maupun secara istilah-, maka haruslah bisa membedakan manakah perkara yang masuk bid'ah dalam pengertian bahasa -dibolehkan- dan manakah yang termasuk dalam pengertian istilah -dilarang-,
Dalil tentang bahayanya bid'ah yaitu :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20)
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)
Dan setiap shalat jum'at dalam khotbahnya Rasululloh Salallahu'alaihi wassalam bersabda,
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan (bid’ah) dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim no. 867)
Bahkan bid'ah lebih berbahaya daripada maksiat. Rasululloh Salallahu'alaihi wassalam bersabda yang artinya:
"Sesungguhnya Allah akan menghalangi taubat dari semua pelaku bid'ah." (lihat silsilah al-Ahadiits ash-Shahiihah (no. 1620) dari hadits Anas Radhiyallahu 'anhu)
Oleh karena itu, bid’ah lebih dicintai syaithan daripada maksiat, karena orang yang berbuat maksiat kadang bertaubat, adapun orang yang berbuat bid'ah jarang sekali kita temukan mereka bertaubat, karena dia menyangka bahwa dirinya di atas kebenaran, berbeda dengan orang yang berbuat maksiat. Adapun orang yang berbuat bid'ah dia menyangka kalau dirinya adalah orang yang taat dan tengah berada di atas ketaatan, karena itulah maka bid’ah -wal ‘iyadzubillah- lebih jelek dari maksiat.
Dalam sebuah hadits diriwayatkan, Dari Hudzaifah Ibnul Yaman rodhiallohu ta’ala ‘anhu berkata:
"Manusia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena khawatir jangan-jangan menimpaku."(HR. Bukhari VI615-616, XIII/35. Muslim XII/135-238 Baghawi dalam Syarh Sunnah XV/14. Ibnu Majah no. 3979, 3981. Hakim IV/432. Abu Dawud no. 4244-4247.Baghawi XV/8-10. Ahmad V/386-387 dan hal. 403-404, 406 dan hal. 391-399)
Maka wajiblah bagi kita mengetahui yang sesuatu yang baik begitu pula yang buruknya. Dalam syari'at pun, wajib mengetahui sunnah dan lawannya yaitu bid'ah, tauhid dan lawannya yaitu syirik, dan tentang ketaatan dan lawannya yaitu kemaksiatan.
Labels: Bid'ah
Judul : Ilmu Ushul Bida'
Pembicara : Ustadz Badrusalam
Hari : Jum'at
Tanggal : 28 Maret 2008
Durasi : 1:18:29
Download Ushul Bida' (01)
File kajian dalam bentuk ZIP
Semua muslim wajib mengimani tentang kesempurnann dienul islam. Ini merupakan nikmat Allah terbesar yang diberikan pada umat ini, tatkala Allah menyempurnakan agama mereka sehingga mereka tidak memerlukan agama yang lain, dan tidak pula Nabi lain seperti Nabi mereka, yaitu Nabi Muhammad Salallahu'alaihi wassalam.
Oleh karena itu Allah Subhanallahu wa Ta'ala menjadikan beliau sebagai penutup para Nabi dan mengutusnya kepada seluruh manusia dan jin, sehingga tidak ada yang halal, kecuali yang beliau halalkan, tidak ada yang haram, kecuali yang diharamkannya, dan tidak ada agama kecuali yang disyari'atkannya. Semua yang dikabarkannya adalah haq, benar, tiadak ada kebohongan, serta tidak ada pertentangan sama sekali. Sebagaimana firman Allah Subhanallahu wa Ta'ala
وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقاً وَعَدْلاً
" Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu, sebagai kalimat yang benar dan adil"(al-An'aam : 115)
Maksudnya, benar dalam kabar yang disampaikan dan adil dalam perintah dan larangan. Setelah agama disempurnakan bagi mereka, maka sempurnalah nikmat yang diberikan kepada mereka. Oleh karena itu Allah 'Azza wa jalla berfirman :
ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَـٰمَ دِينً۬ا
Artinya : "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu."(al-Maidah : 3)
Orang yang menganggap baik perkara yang diada-adakan (BID'AH), berarti menganggap syari'at ini belum sempurna walaupun mulutnya berkata kalimat ini sudah sempurna. Kalau begitu buat apa Allah menurunkan ayat tentang kesempurnaan Islam? Dan Allah telah berfirman :
وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (Al Baqarah : 216).
Jadi ukuran baik atau buruk bukanlah menurut mereka.
Apakah definisi bid'ah? dan perkara yang seperti apa saja yang termasuk bid'ah? Marilah memahaminya dengan baik agar tidak tersesat dalam perbuatan bid'ah atau mebid'ahkan sesuatu yang bukan termasuk bid'ah..
Labels: Bid'ah