Haruskah Kita Bermadzhab ? (02)

Tema : Haruskah kita bermadzhab ?

Pembicara : Ustadz Badrusalam   

Kajian Kedua

Download Kajian

File kajian dalam bentuk ZIP

Download File Tanya Jawab

File Tanya Jawab dalam bentuk ZIP

Taqlid buta merupakan perbuatan jahiliyyah, Allah Subhanallahu wa Ta'ala berfirman :
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنزَلَ اللّهُ قَالُواْ بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آبَاءنَا أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لاَ يَعْقِلُونَ شَيْئاً وَلاَ يَهْتَدُونَ

Artinya : "Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," Mereka menjawab, "(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya)." Padahal nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apapun, dan tidak mendapat petunjuk." (al-Baqarah : 170)

Dan Islam melarang dari taqlid buta. Dikisahkan dalam shahih bukhori tentang Abu Sofyan yang ditanya oleh kaisar Heraklius, Ia (Heraklius) berkata: “Apakah yang ia (Nabi Muhammad Salallahu'alaihi wassallam) perintahkan kepadamu? Saya (Abu Sofyan) menjawab: Ia (Nabi Muhammad Salallahu'alaihi wassalam) berkata: “Sembahlah Allah sendiri dan jangan menyekutukan-Nya dengan sesuatu, dan tinggakanlah apa yang dahulu selalu disembah oleh nenek moyangmu” (HR.Bukhori No.6)

Dan apakah yang menyebabkan taqlidnya umat Islam pada satu madzhab? dan apakah pintu ijtihad sudah tertutup dan dilarang? Bukankah setiap perintah dan larangan itu sudah Rasululloh salallahu'alaihi wassalam sampaikan semuanya, apabila memang ijtihad itu bisa dianggap merusak syari'at atau membingungkan umat makanya ijtihad itu bahaya yang besar dan harus dilarang, adakah dalil-dalil yang melarang berijtihad ? bilakah boleh ijtihad, siapakah yang berhak dan yang tidak berhak berijtihad?

Dan Rasulullah Salallahu'alaihi wassalam telah mengabarkan tentang al-Matsna, yakni sesuatuyang dijadikan panduan kecuali al-qur'an dan as-sunnah yang tanpa seorangpun yang berani merubah atau menyelisihinya, seakan-akan itu adalah ayat-ayat yang turun dari Allah 'Azza wa jalla, yang menyebabkan umat ini terkotak-kotak. Bahkan mereka ada yang beranggapan, bukanlah syari'at islam pendapat yang bukan dari penadapat mazhabnya.

Kewajiban kita adalah mengikuti al-qur'an dan as-sunnah tanpa melepaskan penjelasan dan pendapat-pendapat para ulama dengan tidak taqlid pada satu ulama atau kelompok walaupun pendapatnya bertentangan dengan al-qur'an dan as-sunnah.

0 comments: